Peringatan Hardiknas 2026: Menggaungkan Sistem "Among" dan Pembelajaran Mendalam Menuju Indonesia Emas
SDN 39 Rabadompu Barat Kota Bima – Sabtu, 2 Mei 2026. Dengan semangat patriotisme dan balutan busana adat nusantara yang penuh warna, seluruh keluarga besar SDN 39 Rabadompu Barat melaksanakan Upacara Bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Upacara yang berlangsung dengan sangat tertib di halaman sekolah ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali arah pendidikan bangsa.
Puncak upacara ditandai dengan pembacaan Naskah Pidato Menteri Pendidikan yang membawa pesan kuat mengenai transformasi pendidikan berkelanjutan melalui konsep filosofis dan program strategis.
Filosofi Sistem Among: Asah, Asih, dan Asuh
Dalam amanatnya, Menteri Pendidikan menekankan kembalinya jati diri pendidik melalui Sistem Among. Guru bukan sekadar pengajar, melainkan "Pamong" yang menuntun kodrat anak didik dengan tiga pilar utama:
Asah (Ilmu): Menajamkan pikiran dan intelektual siswa.
Asih (Kasih Sayang): Mendidik dengan hati dan cinta untuk membentuk karakter yang luhur.
Asuh (Pendampingan & Pembinaan): Memberikan bimbingan berkelanjutan agar siswa tumbuh mandiri.
Lima Pilar Pembelajaran Mendalam
Menteri juga memaparkan peta jalan "Pembelajaran Mendalam" yang terdiri dari lima poin strategis untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia:
Program Hasil Terbaik Cepat: Inovasi dalam sistem pembelajaran yang efektif untuk mencapai target kompetensi secara akseleratif tanpa mengurangi kualitas.
Peningkatan Kesejahteraan & Kompetensi Guru: Komitmen pemerintah dalam pemenuhan kualifikasi serta menjamin kesejahteraan guru sebagai kunci utama keberhasilan pendidikan.
Budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah): Menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kenyamanan belajar sehingga siswa dapat menyerap ilmu dengan maksimal.
Literasi, Numerasi, dan STEM: Penguatan fondasi dasar melalui gerakan Literasi dan Numerasi, serta penguasaan STEM (Sains, Teknologi, Engineering, Matematika) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk daya saing global.
Akses Pendidikan Luas: Memberikan kesempatan belajar bagi siapa saja melalui Sekolah Satu Atap, Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Komunitas Belajar, hingga Sekolah Terbuka guna memastikan tidak ada anak yang tertinggal.
Momen Kebersamaan dalam Keberagaman
Setelah upacara usai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Para siswa dan tenaga pendidik tampak antusias menunjukkan kebanggaan mereka mengenakan pakaian adat. Hal ini selaras dengan pesan Hardiknas tahun ini bahwa pendidikan harus menjadi ruang yang inklusif dan menghargai akar budaya bangsa.
Kepala SDN 39 Rabadompu Barat Ibu Hj. Darmiati, S. Pd. dalam arahannya setelah upacara mengajak seluruh warga sekolah untuk segera mengimplementasikan semangat "Asah, Asih, Asuh" dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
"Hardiknas bukan sekadar seremonial tahunan, tapi janji kita untuk terus bergerak serentak mewujudkan pembelajaran yang lebih mendalam dan bermakna bagi anak-anak kita," pungkasnya.
Redaksi Website SDN 39 Rabadompu Barat Kota Bima
Dokumentasi: Sabtu, 2 Mei 2026